Saya bukan tim pecinta contact lens, saya lebih prefer pake kacamata saya karena kendala minus besar (dan juga silindris). Efeknya saya ga mungkin lepas dari pembantu penglihatan ini sementara contact lens sendiri tidak mungkin nyaman dipakai hingga lebih dari 8 jam.

Alcon Blogger Gathering

Nah, beberapa yang lalu, saya diajak alcon ke blogger gathering mereka dengan tajuk “Healthy Eyes Pretty I” mereka memperkenalkan product terbaru mereka yaitu Air Optix, bersama dr. Andri Agus Syah,OD.FPCO.FAAO  lulusan Cebu Doctor University Philliphine yang bergelar OD / Optometry doctor  dan mengambil sub spesialis Low Vision Rehabilitation di Asia Eye Institute Manila. Serta menjadi Fellow American Academy Optometry Pertama dari Indonesia.

Menariknya, sebelum tim Alcon memperkenalkan para blogger dengan product mereka, kami semua diperiksa kembali matanya dan diijinkan untuk mencoba sample Air Optix sesuai dengan ukuran minus mata masing-masing.

pemeriksaann mata

Di sini dr. Andri memberi tahu saya kalau kornea saya tampak kering dan wajar jika selama ini saya merasa tidak nyaman dengan contact lens, karena mata kering bisa mudah iritasi dan gatal jika menggunakan contact lens. Hah! Terjawab sudah keluh kesah saya!

Contact-Lenses--AIR-OPTIX-Aqua-lenses-air-optix-aqua-box

Nah, Air Optix Aqua yang mereka kenalkan ini bertajuk “breathable contact lenses” karena berbahan silikon hydrogen, sebuah teknologi dari TriComfort yang mampu membawa oksigen lima kali lebih banyak dibandingkan contact lens biasanya. Contact lens ini membuat mata lebih nyaman, karena silikon, permukaan air optix ini sangat lembut dan debu atau kotoran ga akan nempel dan numpuk di mata.

Saya terus jadi bertanya, “kadar air di contact lens Air Optix berapa persen sih?” Nah, dr. Andri juga menceritakan seringnya nih kita salah paham sama informasi mengenai contact lens ini. Kadar air aja ternyata ngga cukup lho gaes! Kadar air itu hanya menunjukkan kenyamanan yang dirasakan saat awal menggunakan contact lens saja, justru kalau kadar airnya tinggi malah akan cepat menguap dan membuat mata lebih cepat merasa kering. Dan berbeda dengan contact lens lain nih, katanya dr. Andri, Air Optix ini bisa digunakan sampai 16 jam! Huwow kan!

Saya juga jadi belajar nih kalau kita pengguna contact lens yang rutin, lebih baik pakai yang daily atau yang monthly sekalian. Lho, bukannya lebih hemat kalau yang bisa setahun atau enam bulan ya? Nah, umur yang pendek ini lebih terjamin higienitasnya, apalagi yang harian ya, sekali pake buang. Udah, ga perlu ragu ragu apakah cairan pembersih dan tempat penyimpanan contact lens kita higienis apa ngga. Kan sayang ya, contact lens ini akan bersentuhan langsung dengan bola mata kita, coba bayangin kalo kita hanya berpikir hemat tapi menyimpannya asal asalan dan ga higienis.

Selain itu, dr. Andri dan tim Alcon juga mengingatkan, cairan pembersih itu mengandung disinfectant, jangan sekali-sekali ditetesin di mata langsung, karena fungsinya bukan menyegarkan mata. Gunakan air mata buatan yang memang didesain untuk penggunaan contact lens! Bahaya atuh kalo netesin disinfectant ke mata!

Lalu, pembersih contact lens ini memang sebaiknya tidak digunakan lebih dari dua bulan (apalagi kalo kita rutin pakai contact lens) karena jadi lebih sering terekspos udara kan karena kita buka tutup melulu, begitu juga dengan tempat penyimpanan contact lensnya. Bukan collectible item itu, gausah dikoleksi deh. Ganti dengan rutin supaya bisa terjaga ke-higienis-annya.

Beuh, saya seneng banget diundang sama Alcon ini, jadi belajar banyak hal terutama tentang mata dan penggunaan contact lens.

Setelah membawa pulang Air Optix ini, saya langsung ngebuktiin dengan menggunakan contact lens seharian. Bener sih, ga ada rasa gatal dan kering so far selama tiga hari ini. Rasanya seneng deh ya akhirnya bisa menemukan contact lens yang nyaman ini :3