Jadi di Tehran ada kebijakan lalu lintas pembatasan mobil dengan skema -ganjil genap di daerah tertentu, mobil-mobil dengan nomer terakhir ganjil di plat akan dilarang pada hari tertentu, kemudian keesokannya berganti mobil dengan nomer terakhir genap yang dilarang. Karena kebijakan ini hanya diawasi dengan CCTV saja, pekerjaan baru yang aneh muncul di negara ini: Professional car plate number blockers.

professional car plate number blockersOrang-orang ini dibayar untuk berjalan di belakang mobil, dan si mobil akan berjalan pelan-pelan, supaya plat nomernya tidak tertangkap oleh kamera pengawas lalu lintas. Seperti layaknya joki three-in-one di Jakarta, mereka sudah standby sebelum memasuki daerah tertentu tersebut. Dan mereka dibayar.