collective invention poster

Just because you’re different, doesn’t mean you’re useful.

Sepanjang film Collective Invention, dalam kepala saya terus menerus berputar kalimat ini, sebuah statement pahit bahwa walau setiap orang merasa ingin berbeda dengan yang lain, mereka juga sering merasa tidak berguna.

Collective Invention adalah sebuah film satir besutan Kwon Oh Kwang, dibintangi oleh Lee Kwang Soo sebagai Park Gu yang berubah menjadi mutan setengah ikan setelah kesalahan sebuah eksperimen. Namanya muncul setelah pacarnya (Park Bo Young) menulis di internet tentang kejadian ini. Lee Chun Hee yang bermain sebagai lulusan commnity college tanpa koneksi dan berusaha menjadi reporter ditugaskan untuk mewawancara Lee Kwang Soo sebagai manusia ikan.

Menjadi berbeda, menjadi monster, membuatnya dikelilingi banyak orang dengan segala macam tujuan untuk menguntungkan diri mereka sendiri. Sebegitu instan pula perhatian publik padanya, sebegitu instan pula media menyetir opini publik tentangnya, melupakan bahwa he is the man who become a fish.

“Why can’t I? It’s capitalistic society!”

Premis film ini sangat pedas mengkritisi keadaann sosial Korea Selatan pada khususnya namun bisa dihubungkan dengan keadaan di lokasi lain, menggunakan metode kronologis acak yang membuat seluruh fragmen detail film ini terkumpul di akhir film. Setengah awal film ini merupakan black comedy tentang seseoran yang “berbeda” kemudian berputar menjadi satir pada isu sosial. Bagaimana media dan kapitalisme berjalan beriringan tentu saja adalah sebuah statement berlebihan dengan berbagai isu sosial yang dicapur-adukkan oleh sutradara Kwang, tapi bagaimana film ini bisa membuat penonton (terutama saya) berempati pada jobless protagnist membuat film ini layak ditonton.