kumpulblogger

Kurang lebih tiga mingguan lalu, pas saya lagi iseng-isengnya kepikiran mau mapping data blogger Indonesia, kok ya pas saya scrolling timeline dan menemukan :

Kemudian jadi diskusi panjang melatih ingatan apa-apa saja yang pernah ngehits pada jamannya. Saya bersyukur saya kenal blogging dari tahun 2005, awal 2000an bisa dibilang masa di mana pergerakan blogging di Indonesia mulai berkembang pesat-pesatnya. Setelah mengulik beberapa kasus, kemudian muncullah ide itu:

Dan terbentuklah panitia kecil yang dengan impulsifnya bagi-bagi kerjaan masalah reuni blogger lawas yang ngehits pada jamannya yang dinamakan #KumpulBlogger.

Nah, tanggal 25 Oktober kemarin, bertempat di Harris Tebet, kita merayakan hari Blogger Nasional (yang jatuh hari ini) bersama-sama. FYI aja bagi yang gatau kenapa dirayakannya hari ini silahkan lihat:

Sudah lama saya nggak berdiri di depan banyak orang ini, terakhir mungkin pada saat jadi Susan Parabola di Pesta Blogger chapter Jogja tahun 2010 lalu. Ndak papa, logatnya masih njogjani kok :p

Trus isinya ngapain sih?

#KumpulBlogger dibuka dengan Mah Wik yang memperkenalkan asal muasal kenapa bikin event ini, kemudian dilanjutkan oleh diriku yang membahas hal-hal yang ngehits (pada jamannya). Kebetulan saya mengangkat Kanjeng Raden Mas Tumenggung Roy Suryo yang memang memberi efek besar dalam dunia per-blog-an Indonesia, anangku, orang yang dititahkan sebagai nabi blog Indonesia karena gojek kere para blogger jaman dulu yang selo itu, serta sebuah statement “blog itu hanya tren sesaat” lengkap dengan survei blog Indonesia yang dilakukan pada tahun 2009 silam.

Tren sesaat ini kemudian digulirkan dengan membahas meme, yang sudah ada sejak 2005 lalu, dan kemudian sempat menjegal sebuah blogger bernama Herman Saksono. Dalam #KumpulBlogger kemarin, kita juga sempat menghubung mas Herman yang kebetulan masih menyelesaikan studi PhD-nya di Boston dan sedang berada di New York.

Setelah membahas meme, ada juga hal yang pada saat itu membuat orang berbondong-bondong bikin blog atau website. Demi traffic. Pada tahun 2006-2007, terkenal lah sebuah nama Anne Ahira, yang ramai dan membuat banyak blogger membuat postingan keroyokan menyatakan opini mereka kepada Anne Ahira. Tercatat, lebih dari delapan puluh postingan disumbangkan untuk cerita ini. Khanmaen! Anak jaman sekarang pasti gatau deh kasus ini yang emang udah tenggelam dan jadi legenda :p

Padahal pada tahun 2004, tercatat blogger Indonesia jumlahnya masih dalam skala ratusan dan para blogger tersebut belum berpikir untuk mencari uang dari internet. Barulah 2010 channel blogging dimanfaatkan untuk mencari uang, sayangnya, justru pada tahun inilah semangat blogging para blogger mulai turun dan melesu. (pura-pura nggak lihat sarang laba-laba di blog lama tahun segitu)

Setelah itu kita membahas kopitozie, seorang blogger yang katanya nih dituduh “menjebak” mamah-mamah muda. Kasus ini mulai marak di tahun 2008 karena efek manusia kursi dan membuat banyak sekali blogger kepo dengan orang-orang yang bersangkutan. Lucunya di #KumpulBlogger mulai terdengar celetukan, “eh, aku kan dulu kenal sama kopitozie ini!” #bhihik

Kemudian membahas lagi hal yang umum terjadi ketika kita sudah masuk dalam dunia internet… Plagiarism.

Oh oh oh, kita juga bahas komunitas blogger. Dulu ya, saking ngehitsnya menjadi blogger kalo bisa bikin komunitas lalu menjadikan kumpulan orang-orang ngehits dan mendidik supaya yang lain ikutan ngehits (halah, opo tho chor) Ada banyak sekali komunitas blog jaman dulu, macam BlogFam yang udah ada dari 2001, Loenpia, Cahandong, Kopdar Jakarta, id-gmail, Blogor, Aceh Blog Community, Bali Blog Community, Komunitas Emak-Emak Blogger, Fashion Blogger dan laen laen. Semua bersama-sama secara kedaerahan maupun profesi.

Nggak cuma kasus lama, sebuah kasus yang baru mencuat tahun ini dengan media semi-blog pun diangkat, yaitu kasus arman_dhani yang mengkritisi seorang selebtweet yang kebetulan menjadi buzzer seorang tokoh politik, Zarry Hendrik.

Hal-hal ini lah yang kemudian membuat #kumpulBlogger mengangkat sebuah topik yang cukup serius, yaitu regulasi yang telah disetujui pemerintahan dalam mengatur apa-apa yang bisa diperkarakan dalam internet.

Habis itu?

Acara pun ditutup dengan pertanyaan besar, setelah melewati satu dekade lebih, dari kumpul blogger ini, apakah kita mengulik kenangan blogging yang kemudian memacu semangat ngeblog lagi, atau cukup menjadi blogger kenangan yang ngehits pada masanya lalu mengusang karena lupa password?

Oiya, livetweet #KumpulBlogger kemarin sudah di-storify oleh Bapak Storify Indonesia dan juga mas Kukuh.


Postingan terkait (akan di-update):

1. Tulisan Mas Karmin di Citizen6

2. Tulisan Mas Lawa Biroe di Loenpia

3. Tulisan ChicMe

4. Tulisan pendek mas Epat (“biarin wek, yang penting udah update!”, katanya)

5. Tulisan Titiw

6. Tulisan Suprie

7. Tulisan Indobrad

8. Tulisan Indah Juli

9. Tulisan Goenrock

10. Tulisan Zamroni

11. Tulisan Wiwikwae

12. Tulisan Giewahyudi

13. Tulisan Hedi

14. Tulisan Arya Perdhana

15. Tulisan Isnuansa

16. Tulisan Pporicrazy

17. Tulisan Riuusa

18. Tulisan Aprikot

19. Tulisan defickry