Skip to main content

Marah

Aku pernah kehilangan kamu sekali. Aku tak ingin kehilangan kamu lagi. Maka jemariku akan meremas sisa-sisa asa yang bisa kuraih dari waktu yang ada. Tak kan kupaksakan segala rencana. Angkasa sudah memperkosaku dengan logika dan merajamku dengan tanya. Tapi potongan rasa dan kenangan ini yang melindungi, aku tak lagi merasa sedih terhantam perih, tak ada […]